Pages

Belajar Sejak Dini Untuk Peduli Lingkungan

Selasa, 13 Maret 2018



Lingkungan sekitar itu sangat penting, hal itu bisa dibuktikan bila kita tidak peduli lingkungan maka lingkungan kita akan kotor, dengan lingkungan yang kotor maka di situ akan banyak kuman, sehingga rawan akan penyakit, disamping itu bila lingkungan kotor maka suasana di dalam ruangan menjadi tidak nyaman yang dapat menggangu dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu siswa-siswi kelas II SDN Bubutan IV Surabaya diajak untuk peduli terhadap lingkungan sekolah terutama di kelas mereka masing-masing. Mereka diajak belajar mengenali alat-alat yang digunakan untuk membersihkan kelas, belajar cara memakai alat-alat tersebut serta mengenal fungsi dari alat-alat tersebut. Setelah mengetahui fungsi alat-alat tersebut mereka mulai belajar mempraktekkan menggunakan alat tersebut, mulai dari membersihkan lantai, jendela, bangku, kursi serta dinding yang ada di kelas mereka. 
 
            Ternyata mereka anak-anak yang luar biasa, mereka semua cepat sekali menyerap dan mempraktikkan ilmu yang mereka pelajari. Semangat terus Nak, semoga kalian semua menjadi generasi yang selalu peduli terhadap lingkungan yang ada di sekitar kalian. Aamiin.

EXPLORING BUTTERFLIES

Jumat, 17 Juni 2016



 Keanekaragaman hayati merupakan sesuatu yang sangat menarik untuk di teliti. Hewan dan tumbuhan yang beranekaragam menjadikan bumi kita semakin indah. Ini merupakan anugerah dari Allah SWT. Salah satu cara untuk mensyukurinya adalah dengan merawat dan melestarikannya. 
 Tim Exploring butterflies SDN Bubutan IV memamerkan hasil karya mereka

Di SDN Bubutan IV terdapat bermacam-macam tumbuhan dari rumput sampai tanaman keras. Hal ini menarik hewan-hewan untuk datang ke sekolah mulai dari burung, kadal, dan berbagai macam serangga. Banyaknya hewan yang datang ke sekolah menjadi hal yang sangat menarik untuk dipelajari dan di teliti.

SDN Bubutan IV mempunyai kerjasama dengan Coolbinia Primary School, West Australia. Kerjasama tersebut meliputi surat menyurat anatara siswa dengan cara di scan dan di email. Banyak karya siswa yang sangat indah telah di tukar satu sama lain melalui email dan sudah di cetak. Para siswa tentu sangat senang karena karya nya dihargai oleh sekolah. Pihak sekolah memajang karya –karya tersebut di majalah dinding (Mading), media sosial dan website sekolah.

Baru-baru ini kedua sekolah tersebut mempunyai proyek mengeksplorasi kupu-kupu lokal di sekitar sekolah. Proyek ini berjaan sekitar 3 minggu. Pihak sekolah menumpulkan tim dari guru dan siswa kelas 4. Para siswa SDN Bubutan IV mencari jenis-jenis kupu-kupu lokal yang ada di sekolahnya. Mereka mencari di sekitar kebun sekolah yang terletak di depan dan di belakang sekolah. Mereka menggunakan kamera untuk mengambil data. Mereka diberi tugas untuk mengumpulkan data – data dari tiap jenis kupu-kupu yang mereka temukan. Data-data tersebut meliputi jenis, tempat tinggal (habitat), makanan, serta siklus hidupnya. Kemudian mereka menuliskannya di selembar kertas lengkap dengan fotonya. Selanjutnya tim mengirim laporan penemuan mereka ke pihak Coolbinia Primary School melalui e-mail. Pihak Coolbinia juga mengirimkan hasil temuan mereka kepada pihak SDN Bubutan IV. 

Setelah pencarian sekitar satu minggu, tim telah menemukan tiga jenis kupu-kupu lokal.

1. Suastus gremius / Palm Bob
It’s a Little Butterfly. The color is brown. We found around the grass and bush. In Indonesia we call it NGENGAT.(Rya and Wulan, Year4)


2. The Three Spot Grass Yellow (Eurema blanda snelleni)
The color is yellow with little black polka dot . we found it around the grass and bush. It’s a little buttrefly . (Adriyan, Firly, Sastian, Ari,   year4)

3. Monarch butterflies (Danaus plexippus)
We found in the school garden. It can fly high 5 to 10 meters. It is colorfull. It is beautiful.
(Desta, Dini, Sharen, Year4)


IIME 2015-2016 SUKSES DILAKSANAKAN

Selasa, 01 Maret 2016



Puji syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,International Intercultural Mural Project (IIME) 2015- 2016 antara Nishikigaoka Elementary School, Miyagi, Japan dan SDN Bubutan IV Surabaya telah selesai dilaksanakan. Proyek ini merupakan kerjasama dua sekolah tersebut dalam bidang lukisan yang berisi tentang budaya masing-masing negara. Program ini dimotori olej Japan Art Mail (J-art Mail) yang didukung oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan Jepang.

 Siswa memamerkan hasil karya mereka dalam kerjasama membuat Mural dengan Nishikigaoka E S Japan

Program ini merupakan program tahun ke-dua bagi SDN Bubutan IV. Program pertama dilaksanakan pada tahun pelajaran 2014 – 2015. Dalam tahun pertama, kami berpartner dengan Kosaka Elementary school. Agenda kegiatannya tidaklah jauh berbeda dengan tahun ini.

Tim Lukis melanjutkan mural yang sebagian sudah dikerjakan oleh sekolah Jepang
Proyek ini dimulai dengan pembuatan program, jadwal dan MOU. Kegiatannya dimulai dari perkenalan , antar siswa melalui Forum dan email. Anak –anak menulis data diri di selembar kertas disertai foto dan di scan. Selanjutnya dikirim melalui forum dan email. 

Para siswa menuliskan tanda tangan dan pesan singkat di balik kanfas
Tahap selanjutnya adalah ‘Discovering Culture” dimana kedua sekolah saling mengeksplorasi kebudayaan masing-masing. Kegiatan ini sangat menarik karena siswa harus mencari tahu tentang budayanya sendiri dan juga budaya negara jepang. Mereka mengeksplorasi melalui internet, majalah dan buku yang ada di perpustakaan sekolah. 
 Beberapa kartu perkenalan dari para siswa Jepang untuk para siswa SDN Bubutan IV
Penentuan desain Mural menjadi lanjutan dari kegiatan eksploari budaya. Pada tahap ini kedua sekolah membuat desain budaya mereka sendiri. Setelah desain terbuat, maka kami harus membagikannya melalui forum atau e-mail. Setelah keputusan diambil. Maka kami telah menetapkan tentang desain yang harus kami buat nanti. Nishikigaoka ES, menjadi sekolah pertama yang melukis Mural. Setelah selesai mereka mengirim mural ke Indonesia. Setelah sekitar dua minggu, paket mural tiba di SDN Bubutan IV. Kami melanjutkan gambar yang akan kami lukis itu sesuai dengan desain yang sudah kami sepakati. 

Sekitar 1 bulan , lukisan mural selesai dibuat. Kami kembali mengirim paket tersebut kembali ke Jepang. Tidak hanya itu para siswa juga menulis surat untuk teman-temannya disana. Anak-anak dan guru pendamping lukis telah membuat sekolah bangga. Pihak sekolah sangat menghargai karya tim lukis tersebut. Semoga progeram ini dapat bermanfaat bagi SDN Bubutan IV Surabaya dan Nishikigaoka ES, Miyagi Japan.

LAKUKAN PENELITIAN DALAM KEGIATAN TENGAH SEMESTER I (KTS-1)

Selasa, 15 Desember 2015



Surabaya, 14 Desember 2015
 
Kegiatan Tengah Semester (KTS) dilaksanakan di Pantai Kenjeran (Kenjeran Park) Surabaya. Peserta yang dilibatkan adalah kelas 4 dan kelas 5 siswa-siswi SDN Bubutan IV Surabaya. Kegiatan ini terjadwal berangkat dari sekolah pukul 07. 30 dan kembali ke sekolah pukul 13.30. sebanyak 360 siswa dan 20 guru turut serta dalam kegiatan ini. Mereka mengendarai 5 bus secara bersama-sama.


Tujuan Utama kegiatan ini adalah :

1. Mengidentifikasi flora fana pantai
2. Mengidentifikasi Jenis Pekerjaan dan hasil produk masyarakat sekitar pantai
3. Menulis laporan kegiatan

Para siswa-siswi melakukan pengamatan flora, salah satunya adalah tanaman bakau
Setiap kelas dibagi menjadi 8 kelompok yang terdiri dari 5-6 siswa. Mereka harus membawa kamera dan alat tulis. Mereka akan melakukan penelitian lapangan tentang flora fauna, melakukan wawancara dengan para pedagang atau masyarakt sekitar dan menulis laporan.

Berikut ini adalah salah satu laporan yang ditulis oleh siswa – siswi kelas 5

KELAS           : 5 E
KELOMPOK : 5
Nama Kelompok :
1. Maulitha
2. Ni’matul
3. Bambang
4. Agan
5. Ari

Hari      : Senin
Tanggal : 14 – 12 – 2015
Tempat : Pantai Kenjeran

Saya dan teman-teman berangkat ke Kenjeran pukul 07.00. Saya melewati jalan yang banyak pepohonan. Disana ada bermacam-macam kendaraan yaitu mobil, sepeda motor, bism bemo dan lain lain. Sesampai di Kenjeran saya melihat pemandangan yang sangat indah. Disana banyak penjual tirai yang terbuat dari kerang. Dan ada juga penjual lontong kupang. Ternyata disana juga ada lapangan kuda. Disana ada kuda yang berkeliaran. Kelas 4 dan kelas 5 dibagi menjadi dua yaitu kelas  di kolam renang kenjeran. Kelas 4 melaksanakan tugas bersama bapak / ibu guru kelas 4. Anak kelas 4 mempraktekkan macam – macam gaya renang didampingi oleh guru olahraga. Sedangkan kelas 5 melaksanakan tugas membuat laporan di pantai kenjeran.

Salah satu fauna habitat pantai kenjeran adalah ikan glodok
 
Di pantai kenjeran airnya sedang surut. Dan kapal-kapal tidak bisa berlayar. Nelayan suklit mencari ikan. Hasil produk dari dikenjeran adalah perahu mainan yang terbuat dari kayu, bros kerang, pigura yang terbuat dari kerang, tirai dari kerang dan juga makanan lontong kupang dan camilan. Ternyata waktu air surut banyak ikan Glodok dan ikan Indosiar. 

Setelah itu aku dan teman-teman pindah ke Pantai Ria Kenjeran yaitu aku berenang. Dan anak-anak kelas 4 pindah di pantai kenejeran juga mengerjakan tugas laporan. Bagiku tugas laporan ini agak sulit karena kita harus menceritakan pengalaman kita dari kita berangkat sampai menuju pantai kenjeran. Di pantai kenjeran ada tanaan yaitu tanaman bakau (Mangroove)

Sesudah itu semua anak harus berkumpul karena kita harus pulang dan harus menuju sekolah kita dengan selamat. Di Bus, anak-anak semua kelelahan dan ketiduran. Hanya aku yang belum tidur. Aku melewati jalan sebelah kiri bus ku ada makam-makan umum dan sebelah kanan ku ada makam pencipta lagu kebangsaan Indoneisa Raya yaitu W.R Supratman. Kita dan teman-teman sarapan dari makan sarapan dari rumah sambil memandang pemandangan yang sangat indah. Sesampai itu ternyata bus sekolahku sudah sampai dan semua teman-temanku turun dan kehujanan. Hujan itu sangat lebat, tetapi anak-anak tidak pantang menyerah dan harus senang karena rekreasi hari ini lebih senang dari pada yang dulu-dulu.

Ternyata aku tidak terlewatkan KTS (Kegiatan tengah semester) kalau dulu aku tidak ikut pasti akan rugi. Aku senang mengikuti kegiatan ini dan aku harap kelas 6 nanti ada KTS lagi.

Kesimpulan kegiatan



Para siswa sedang melakukan wawancara kepada para pedagang sekitar pantai kenjeran
 
Ternyata pantai kenjeran mempunyai produk kerajinan yang sangat bagus seperti, perahu yang terbuat dari kayu, pigura kerang, bros kerang, tirai kerang dan lain-lain. Juga ada makanan khas pantai kenjeran yaitu lontong kupang dan camilan kerupuk khas kenjeran. Ada pohon bakau yang bisa mencegah abrasi.

Kita harus mencintai produk kita sendiri. Jika produk kita hilang kita akan susah sendiri. Dan bila produk kita dibeli pleh luar negeri kita akan bangga dan produk indonesia akan terkenal.

Sampai disini dulu ya teman-teman. Itulah ceritaku bersama teman-temanku. Ingat kita harus mencintai produk dalam Negeri. 


Melalui kegiatan semester ini, diharapkan para siswa lebih mengenal Kota Surabaya dengan berbagai potensi alam dan masyarkatnya. (Teacher)

SDN BUBUTAN IV RAIH 8 PENGHARGAAN DALAM AWARDING SURABAYA ECO SCHOOL 2015

SDN Bubutan IV Memperoleh Penghargaan Sekolah terbaik ke III SES 2015

Surabaya, 12 Desember 2015

Pelaksanaan Surabaya Eco School (SES) 2015 telah mencapai puncaknya. Untuk kategori SD, sebanyak 20 sekolah lolos sampai babak final. Mereka diundang untuk menghadiri Awarding SES 2015 di gedung Wanita, Jl Kalibokor Kota Surabaya. 

Suasana awarding sanagt meriah di dalam gedung. Acara diawali dengan final Yel-yel lingkungan hidup mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA. Sebanyak 15 tim yang mengikuti final lomba yel – yel lingkungan hidup 2015 . mereka semua memakai kustum terbaiknya dan menampilkan performance terbaik mereka. 
Tim Yel - Yel SDN Bubutan IV menampilkan aksi terbaiknya pada Awarding Surabaya Eco School  (SES) 2015

Tim Yel-yel manampilkan atraksi terbaiknya. Maskot bintang laut masih menjadi pusat perhatian bagi para penonton. Tidak hanya itu, alat musiknya yang terdiri dari barang bekas menjadi alat musik terbaik dalam lomba ini dan mendapat penghargaan khusus. Kostum yang digunakan merupakan buatan sendiri, tidak membeli dari luar. Dan Akhirnya pada acara puncak tim Yel-Yel SDN Bubutan IV berhasil menjadi peringkat ke-4 atau harapan 1. 

Dengan berakhirnya SES 2015 ini, SDN Bubutan berhasil memperoleh 6 piala yaitu :
1. Juara 3 Surabaya Eco School (SES) 2015
2. Juara 2 Lomba Jinggle
3. Juara Harapan 1 Lomba yel-yel lingkungan hidup 2015
4. alat musik terbaik yel-yel lingkungan hidup 2015
5. Musik Terbaik yel-yel lingkungan hidup 2015
6. Foto terbaik of  the 2nd  week
7. Foto terbaik of  the 4nd  week
8. Progres of the 2nd week

Pihak sekolah sangat mengapresiasi apa yang sudah dikerjakan oleh tim Eco School 2015. Kerja keras mereka telah memberi hasil yang cukup memuaskan. Masih banyak yang harus dibenahi untuk tantangan tahun depan,